BOJONEGORO – Pada kuliah praktisi ini, dihadiri oleh semester 3 dari kelas A dan kelas B. Para mahasiswa mata kuliah MSDM mempelajari bagaimana AHASS menjaga kualitas layanan mereka sebagai wujud mempertahankan branding motor Honda. Beberapa bentuk Honda dalam menjada service quality antara lain adalah :

  1. menjaga kualitas secara teknis, antara lain menyediakan produk Honda yang harganya murah namun berkualitas
  2. menjaga kualitas secara fungsional, yaitu dengan memberikan berbagai dimensi pelayanan yang baik meliputi kemampuan, keterampilan dan keramaan
  3. menjaga image atau opini konsumen dengan memberikan yang terbaik untuk pelanggannya.

Hal-hal tersebut akan mampu meningkatkan emotional factor pelanggan yang tumbuh dari kepuasan produk dan layanan, sehingga loyalitas konsumen Honda akan selalu tinggi.

Dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan oleh praktisi, ada banyak diskusi – diskusi yang menarik, berikut salah satu diskusinya :

Pertanyaan : Ketika terdapat garansi 1000km pertama, semisal jika ada kerusakan mesin pada 800km pertama, apakah mendapatkan pergantian unit atau hanya pergantian mesin saja?
Jawaban : Garansi hanya berlaku untuk pergantian mesin yang rusak saja

Pertanyaan : Hard skills atau soft skill apa saja yang harus dimiliki ketika ingin menjadi service manager?
Jawaban : Tolak ukur yg pertama adalah pengalaman kerja, skill, nilai dan yang terakhir sekolah dimana. Keempat poin tersebut saling bertautan

Pertanyaan : Pada umumnya, job desk di bengkel mayoritas berisi laki-laki, untuk perempuan sendiri biasanya berada diposisi sebagai apa?
Jawaban : Biasanya berada di front officer, HRD atau yg lain, dan mayoritas berada di posisi non mekanik

Mahasiswa prodi teknik industri tampak antusias dengan topik kuliah praktisi kali ini. Terlebih Sindhung selaku praktisi banyak mencontohkan persoalan-persoalan SDM di PT. SGM Honda Bojonegoro yang pernah ditangani secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *