Bojonegoro – Halal Bihalal adalah tradisi yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia setelah Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan momen untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Halal Bihalal juga sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh Prodi Teknik Industri Universitas Bojonegoro setiap setelah Hari Raya. Hal ini sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW:

َا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا
Artinya :
“Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi)

dan
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya :
“Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari)

Makna Halal Bihalal adalah “bersih dan menyapa”, yang bermakna membersihkan hati dari dendam, rasa sakit hati, atau kesalahan yang pernah dilakukan. Selain itu, Halal Bihalal juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahim dan menjaga keharmonisan antara individu atau pun kelompok

Pentingnya Halal Bihalal sebagai berikut

1. Membangun kebersamaan

Halal Bihalal membangun kebersamaan antara mahasiswa,dan dosen, Acara ini dapat membantu menghilangkan kesalahpahaman, mempererat hubungan, dan menciptakan ikatan yang lebih kuat di antara mereka.

2. Meningkatkan Solidaritas

Melalui Halal Bihalal, mahasiswa dapat saling mengenal satu sama lain dan membangun solidaritas di antara mereka. Kehadiran Halal Bihalal juga menunjukkan bahwa universitas memperhatikan dan merayakan keragaman dan persatuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *